Breaking News:

Mengenal Kontrasepsi dan Manfaatnya dari dr. Fita Maulina, Sp.OG

Berikut ini simak penjelasan dokter kandungan mengenai kontrasepsi yang perlu diketahui

kompas.com
ilustrasi alat kontrasepsi 

TRIBUNHEALTH.COM - Semakin meningkatkan kasus pandemi Covid-19, berdampak pada berbagai hal dalam bidang kesehatan.

Salah satunya adalah program keluarga berencana dengan metode kontrasepsi.

Dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube KompasTV Kamis (10/6/2021), dr. Fita Maulina, Sp.OG mengungkapkan, angka kelahiran dan kehamilan selama pandemi mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Bahkan berdasarkan data BKKBN (badan kependudukan dan keluarga berencana nasional) angka kehamilan ibu hamil meningkat menjadi 300 ribu selama pandemi berlangsung.

Baca juga: 5 Fakta Virus Corona Varian Lambda, Punya Mutasi Tak Biasa yang Sulit Dipahami Ilmuwan

Selain itu angka kematian ibu dan bayi pada 2020 meningkat, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Peningkatan kejadian putus pakai alat kontrasepsi menjadi salah satu penyebabnya.

Oleh karena itu, kontrasepsi penting untuk digunakan dalam mencegah kehamilan yang tidak terkontrol.

Dokter Fita Maulina, Sp.OG berujar, terdapat tiga manfaat kontarsepsi yang penting untuk diketahui.

Di antaranya:

ilustras alat kontrasepsi
ilustras alat kontrasepsi (kompas.com)

Baca juga: Dok, Apakah Wasir pada Ibu Hamil Bisa Timbulkan Risiko saat Persalinan, Apa yang Perlu Diperhatikan?

1. Menjarangkan kehamilan

Alat kontrasepsi digunakan untuk menjarangkan kehamilan atau menjaga jarak kelahiran.

Dengan demikian, penggunaan alat kontrasepsi juga dapat mengurangi risiko kematian ibu dan bayi karena jarak kelahiran yang terlalu dekat atau terlalu sering.

2. Menunda Kehamilan

ilustrasi pasangan suami istri
ilustrasi pasangan suami istri (Kompas.com)

Alat kontrasepsi dapat digunakan apabila sepasang suami istri tidak ingin segera memiliki anak setelah menikah atau ingin menunda kehamilan setelah melahirkan.

3. Menghentikan kehamilan

Manfaat lain dari alat kontrapsi yaitu berfungsi untuk menghentikan kehamilan.

Metode ini sesuai dengan sepasang suami istri yang tidak ingin memiliki anak kembali atau sang suami tidak mampu membuahi kembali.

Baca juga: Dokter: Secara Fisiologis, Ibu Hamil Mengalami Hiperemesis Gravidarum saat Hamil Anak Pertama

Baca juga: Ibu Hamil Perlu Tahu, Dokter Kandungan Sebut Hiperemesis Gravidarum Dapat Menyebabkan Keguguran

Penjelasan dr. Fita Maulina, Sp.OG ini dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Kamis (10/6/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved