Breaking News:

Virus Corona Varian Lambda Disebut Lebih Menular, Apakah Vaksin Masih Efektif untuk Bentuk Antibodi?

Ahli memberi penjelasan terkait efektivitas vaksin setelah virus corona terus bermutasi

Pixabay
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNHEALTH.COM - Virus corona terus bermutasi.

Setidaknya, kini telah ada 11 mutasi yang berhasil diidentifikasi.

Satu di antara yang mulai menarik perhatian adalah varian lambda, yang diyakini lebih menular, sebagaimana diberitakan TribunHealth.com dari ABC News.

Apakah vaksin masih efektif melawan varian lambda?

Studi ini juga menemukan tanda-tanda bahwa mutasi lonjakan unik lambda dapat membantunya melewati respons kekebalan tubuh.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa vaksin CoronaVac menghasilkan lebih sedikit antibodi sebagai respons terhadap varian lambda.

Baca juga: Lebih Mudah Menyebar, Virus Corona Varian Delta Diprediksi Dominasi Kasus di Eropa pada Agustus 2021

Baca juga: Meski Hanya Satu Dosis, Vaksin Johnson & Johnson Masih Efektif Tangkal Virus Corona Varian Delta

ilustrasi virus corona
ilustrasi virus corona (Kompas.com)

Namun menurut Paul Griffin, spesialis penyakit menular dan vaksin di University of Queensland, penting untuk diingat bahwa antibodi ini hanyalah salah satu aspek kekebalan.

"Kami tahu bahwa [antibodi penetralisir] hanya menceritakan sebagian dari cerita," kata Dr. Griffin, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

"Jika kekebalan lebih lanjut itu tetap utuh, bahkan dengan pengurangan antibodi penetralisir, terkadang perlindungan itu masih cukup."

Perlu juga diingat bahwa vaksin yang berbeda, bekerja dengan cara yang berbeda untuk menanggapi virus dan variannya.

Halaman
123
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved