Breaking News:

Dokter Gizi Berbagi Tips Cara Memberikan Edukasi kepada Anak yang Tidak Suka Konsumsi Buah dan Sayur

Selain mengingatkan anak untuk menghabiskan makanan yang sudah disediakan dan sesuai gizi seimbang, maka lebih mudah orang tua memberikan contoh.

kupang.tribunnews.com
Ilustrasi perlunya mengedukasi anak yang tidak suka makan buah dan sayur 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebagian besar usia anak-anak tidak suka konsumsi buah ataupun sayuran.

Mungkin hanya sebagian kecil saja yang menyukainya.

Konsumsi buah dan sayur harus benar-benar ditanamkan oleh orang tua sejak kecil.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Gizi, dr. Tri Agustina, M.Gizi dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 07 Juli 2021, dokter ajarkan cara mengedukasi anak yang tidak suka konsumsi sayur dan buah.

Ada masa-masa anak akan meniru orang yang di sekitarnya.

Baca juga: Dokter: Usia 25 Tahun Harus Mulai Rajin Melakukan Medical Check Up sehingga Dapat Antisipasi

"Jadi cara mengedukasi sebenarnya tidak sulit, dimana kita harus ngomong terus diingetin," ujar dr. Tri Agustina, M.Gizi.

Sebenarnya cukup dengan kita sebagai orang yang lebih dewasa disekitarnya memberi contoh.

Dimana anak memang memilki masa-masa meniru orang-orang disekitarnya.

Dokter tegaskan jika alangkah lebih baik orang tua memberi contoh, bukan hanya menceramahi.

Ilustrasi sayuran segar yang memiliki banyak manfaat
Ilustrasi sayuran segar yang memiliki banyak manfaat (Pixabay)

Diharapkan contoh yang diberikan kepada anak-anak seperti pola hidup yang baik, pola makan dengan gizi seimbang, akan diikuti oleh anak.

Selain mengingatkan anak untuk menghabiskan makanan yang sudah disediakan dan sesuai gizi seimbang, maka lebih mudah orang tua memberikan contoh.

Apa yang dilihat anak, itulah yang akan direkam oleh anak-anak kita.

Selain itu, bisa juga dengan edukasi-edukasi yang penting.

Orang tua bisa menjelaskan manfaat-manfaat makanan yang dikonsumsi oleh anak.

Baca juga: Wajarkah Saya Jika Lebih Nyaman Belajar Sendiri dengan Suasana Hening? Begini Tanggapan Psikolog

Apalagi anak-anak usia sekolah dasar kemungkinan masih belum memahami manfaat-manfaat dari makanan yang dikonsumsi.

Berbeda lagi pada anak usia sekolah menengah pertama dan sekolah menengah akhir yang seharusnya sudah memahami manfaat dari makanan-makanan yang di konsumsi.

Bisa juga orang tua memberi contoh efek yang ditimbulkan akibat tidak konsumsi buah dan sayur.

Sehingga anak akan mulai sadar dan takut jika tidak konsumsi buah dan sayur.

Penjelasan Dokter Gizi, dr. Tri Agustina, M.Gizi dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 07 Juli 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved