Breaking News:

Bentuk Wajah Bisa Berubah jika Gigi Hilang atau Ompong, Pemasangan Gigi Palsu Bisa Jadi Solusi

Gigi memiliki fungsi untuk memberikan bentuk pada area mulut, sehingga akan mempengaruhi bentuk wajah

kompas.com
ilustrasi pemasangan gigi palsu 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi memiliki beragam fungsi untuk menunjang fungsi tubuh.

Selain untuk mengunyah, gigi juga memiliki fungsi lain untuk menjaga bentuk wajah.

Lalu bagaimana jika ada gigi yang hilang atau patah karena berbagai alasan?

Ketika gigi hilang, akan lebih sulit untuk mengunyah makanan.

Pelafalan bicara pun menjadi tak jelas.

Karena gigi juga menopang pipi dan bibir, kehilangan gigi dapat membuat area di sekitar mulut bisa turun sehingga mempengaruhi bentuk wajah.

Baca juga: Indikasi Gusi Sehat Memiliki Warna Merah Muda Segar, Simak Penjelasan Dokter Gigi

ilustrasi gigi hilang
ilustrasi gigi hilang (kompas.com)

Pada beberapa kasus lain, hilangnya gigi memungkinkan gigi yang lain menjadi miring dan keluar dari posisi seharusnya, sebagaimana TribunHealth.com kutip dari laman resmi American Dental Association (ADA).

Jika gigi yang hilang hanya sata, satu di antara metode yang bisa dipilih adalah dengan memasang gigi tiruan fixed partial dentures.

Jenis ini dikenal juga dengan gigi tiruan jembatan, karena fungsinya untuk mengisi kekosongan giig di antara dua gigi lain.

Gigi palsu ini bisa dipasang di atas gigi asli.

Namun apabila tidak ada gigi yang tersisa, dokter akan memasang implan logam dalam rahang.

Hal ini dilakukan melalui pembedahan di tulang rahang.

Baca juga: Tak Perlu Takut Melakukan Pemeriksaan Gigi ke Dokter Gigi, Dokter: Bisa Manfaatkan Teledentistry

ilustrasi pemasangan gigi palsu
ilustrasi pemasangan gigi palsu (kompas.com)

Implan memiliki fugsi sebagaimana akar gigi untuk menahan gigi palsu.

Implan dapat digunakan untuk menopang satu gigi pengganti atau gigi tiruan sebagian cekat jika kehilangan lebih dari satu gigi.

Terkait pemasangan, bisa satu hari atau mungkin memerlukan beberapa kali kunjungan

Hal ini tergantung pada beberapa faktor seperti kondisi mulut dan rahang, atau pun kondisi kesehatan umum secara keseluruhan.

Ketika menggunakan gigi tiruan, sisa makanan bisa terperangkap di sekitarnya.

Karenanya penting untuk melakukan perawatan.

Setidaknya pastikan rutin menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride dan bersihkan sela gigi.

Selain itu, membatasi makanan dan minuman manis juga dianjurkan.

Baca artikel lain seputar kesehatan gigi dan mulut di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved