Breaking News:

Apakah Perlu Waktu Hingga 3 Menit saat Menyikat Gigi Balita? Berikut Ulasan drg. Anastasia

Waktu yang dimaksudkan dalam menyikat gigi berkisar 3-5 menit dan umumnya untuk gigi permanen atau pada mereka yang sudah ber gigi lengkap.

Kompas.com
ilustrasi menyikat gigi pada balita 

TRIBUNHEALTH.COM - Waktu yang dimaksudkan dalam menyikat gigi berkisar 3-5 menit dan umumnya untuk gigi permanen atau pada mereka yang sudah bergigi lengkap.

Pada balita, tahapannya adalah belajar.

Jadi harus mengikuti tahapan si kecil dan tahapan perkembangan psikologis si kecil sehingga upaya yang dilakukan menyenangkan, tidak membosankan, dan membuat si kecil termotivasi untuk melakukannya.

Caranya ialah mengupayakan semaksimal mungkin agar bisa bersih.

ilustrasi menyikat gigi pada balita
ilustrasi menyikat gigi pada balita (Kompas.com)

Baca juga: Benarkah saat Makan Tidak Boleh Bersamaan dengan Minum Teh? Begini Tanggapan Ahli Gizi

Pada anak-anak bukan hanya sikat gigi saja alatnya, termasuk menggunakan kasa yang dililit di jari bunda.

Kemudian dilakukan pada si kecil kapanpun.

Menggosok gigi bukan hanya saat mandi saja.

Menggosok gigi dilakukan setiap selesai makan atau sehabis minum selain air putih dan terutama sebelum tidur.

Artinya bisa dilakukan beberapa kali, tergantung kegiatan si kecil.

Baca juga: Dok, Benarkah Perawatan Saluran Akar Gigi Sama dengan Mematikan Syaraf Gigi?

Cara melakukannya menggunakan teknik dimana bunda lah yang menjadi ahlinya.

Karena pada usia anak-anak memiliki keunikan masing-masing, dan setiap bunda umumnya lebih paham.

Gunakanlah cara yang menyenangkan si kecil.

Misalkan dalam bentuk permainan, atau sambil bernyanyi.

Salah satu cara lain apabila si kecil sudah mulai berkomunikasi, dengan cara diputarkan video atau game terkait bagaimana cara membersihkan gigi.

ilustrasi anak menyikat gigi
ilustrasi anak menyikat gigi (tribunnews.com)

Baca juga: Dokter Gigi: Bakteri Gingivitis dapat Memperburuk Penyakit Lain, Seperti Diabetes Mellitus & Jantung

Maka si kecil akan melakukannya dengan riang, tetapi perlu diperhatikan juga mulut si kecil.

Begitu si kecil sudah tampak tidak mau, atau sudah bosan maka hentikan terlebih dahulu dan akhiri dengan berkumur.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan Drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati, Jumat (11/6/2021).

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved