Breaking News:

Hati-hati, Dokter Jelaskan Jika Obat Erektogenik yang Dijual Bebas dapat Memperberat Kondisi Pria

Sebelum terjadi pembuluh darah yang tersumbat atau pecah, maka sudah terjadi sindroma metabolik.

kompas.com
Ilustrasi obat erektogenik yang dijual bebas tanpa resep dokter 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebelum terjadi stroke tentunya pembuluh darah bermasalah.

Sebelum terjadi pembuluh darah yang tersumbat atau pecah, maka sudah terjadi sindroma metabolik.

Jika sudah terjangkit stroke kemudian melakukan hubungan seksual tentunya penderita tidak akan mampu.

Pasti penderita akan mengalami bloking.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual tentang problem ereksi pada pria.

Pasti libido akan turun.

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Jelaskan soal Pengobatan Gangguan Ereksi dan Hormon

Baca juga: Benarkah Gigi Tonggos Bisa Disebabkan karena Kecelakaan? Simak penjelasan Dokter

Baca juga: Apakah Penderita Tumor Jinak Diperbolehkan Vaksin Covid-19? Begini Tanggapan Juru Bicara Kemenkes

Pasti penderita akan mengalami problem kebugaran tubuh.

Disinilah pentingnya melakukan pengobatan yang benar.

Seringkali ada satu mitos yang terdapat diluar sana.

Ilustrasi obat erektogenik untuk memperbaiki disfungsi ereksi
Ilustrasi obat erektogenik untuk memperbaiki disfungsi ereksi (kompas.com)

Dimana obat erektogenik atau obat untuk memperbaiki ereksi yang diminum sebelum melakukan hubungan seksual, bisa mencegah penyakit stroke adalah mitos.

Justru obat tersebut dapat memperberat kondisinya.

Dan mungkin saja dapat mengakibatkan stroke berulang jika tidak diobati dengan baik.

Artinya masih ada beberap parameter yang belum tertangani.

Obat testosteron memang sedikit lebih mahal.

Artinya dokter tidak sembarangan memberikan.

Baca juga: Apa Perbedaan dari Kekerasan Seksual dan Pelecehan Seksual?

Baca juga: Selain Sikat Gigi, Perlu Membersihkan Lidah Menggunakan Alat yang Tepat, Simak Ulasan Dokter

Baca juga: Dokter Gigi Jelaskan Pentingnya Membersihkan Gigi Anak setelah Makan atau Minum

Karena jelas harus berdasarkan kadar atau level hormon testosteron si pria yang memiliki keluhan.

Obat untuk memperbaiki pembuluh darah relatif bisa dijangkau.

Obat tersebut tidak terlalu mahal.

Walaupun tidak seperti obat generik murahnya.

Artinya sangat atau lebih bisa dijangkau oleh finansial.

Penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual edisi 22 Oktober 2020.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved