Breaking News:

Meski Bisa Sebabkan Serangan Jantung, Dokter Tegaskan Olahraga Tak Berbahaya

Salah satu yang harus menjadi perhatian saat berolahraga adalah intensitasnya

Pexels
Ilustrasi berolahraga untuk menjaga kesehatan tubuh 

"Maka ketika serangan jantung pada olahraga didapati sudah meninggal dunia. Sampai fatal." katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menjelaskan mengapa serangan jantung bisa terjadi saat olahraga.

Baca juga: Dok, Apakah Pembengkakan Jantung dapat Berbahaya dalam Jangka Panjang atau Jangka Pendek?

Baca juga: Langkah Pertolongan Pertama pada Serangan Jantung, Dokter: Pastikan Masih Sadar atau Tidak

ilustrasi serangan jantung
ilustrasi serangan jantung (kompas.com)

"Di sini peran jantung harus memompakan darah lebih besar dari pada saat istirahat," papar dr Ayuthia.

Karena hal itulah lambat laun performa jantung menjadi meningkat.

"Sirkulasi darah menjadi lancar, dan yang paling penting salah satunya adalah kita memicu terjadinya pembuatan pembuluh-pembuluh darah baru.

"Jadi jantung ini memang bekerja lebih berat dengan meningkatkan detak jantung," tandasnya.

Untuk itu, perlu diketahui detak jantung rata-rata pada manusia.

Secara umum, orang dewasa memiliki detak jantung 60-100 kali per menit.

"Namun angka ini memang sangat bergantung pada berbagai faktor," dr Ayuthia memberi catatan.

Baca juga: Saya Tiba-tiba Berdebar saat Berdiri Mendadak, Apakah Jadi Tanda Sakit Jantung Dok?

Baca juga: Dokter Sebut Umumnya Penderita Serangan Jantung Terasa Sesak dan Nyeri Area Dada Sebelah Kiri

Ilustrasi gejala yang dirasakan oleh penderita jantung bengkak
Ilustrasi gejala yang dirasakan oleh penderita jantung bengkak (health.kompas.com)

Sebagai contoh, seorang atlet yang memang memiliki kebugaran tubuh yang baik.

Halaman
123
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved