Breaking News:

drg. Citra Paramita Jelaskan Mengenai Gigi Edge to Edge, Simak Ulasan Berikut

Sebagian orang menganggap memiliki gigi rata, namun sebenarnya gigi tersebut edge to edge. Berikut penjelasan dokter mengenai gigi edge to edge.

kompas.com
ilustrasi memiliki gigi putih dan rapi 

"Jadi nanti dokter gigi spesialis orto akan melakukan analisa, apakah gigi tersebut disebabkan karena skeletal atau disebabkan oleh dental," jelas drg. Citra.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan pada Sisa Akar Gigi yang Tertinggal? Berikut Penjelasan Dokter Gigi

Baca juga: Jangan Asal Pasang Kawat Gigi, Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini

Ilustrasi dokter gigi.
Ilustrasi dokter gigi. (Freepik.com)

"Setelah hal tersebut diketahui, dokter gigi akan melakukan treatment lanjutannya," lanjutnya.

Dampak yang terjadi dari hal ini, jika gigi edge to edge dibiarkan dapat menyebabkan traumatik oklusi.

"Jadi gigi dengan beban kunyahnya tidak baik, akan menyebabkan hantaran gigi yang tidak baik juga," jelas drg. Citra.

"Gigi tersebut bisa mengalami gigi goyang dan lain sebagainya," jelasnya.

Baca juga: Mengenal Scaling Gigi dan Manfaatnya untuk Kesehatan Gigi dan Mulut

drg. Citra menjelaskan bahwa gigitan yang tidak stabil bisa menyebabkan temporomandibular disorder.

"Jadi akan terjadi gangguan pada persendian pada rahang," ungkap drg. Citra.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Ortodonsia, drg. Citra Paramita pada tayangan YouTube Kompas Tv program Sapa Indonesia Pagi 20 Agustus 2020.

Baca juga: Mengenal Impaksi Gigi, Apakah Harus Dicabut Atau Tidak? Simak Ulasan Dokter

Baca juga: Simak Ini Penyebab Gigi Kuning yang Perlu Diketahui

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma Rahmasari)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved