Breaking News:

Dokter Jelaskan Kehidupan Seksual pada Usia Lanjut, Turunnya Hormon Testosteron dan Estrogen

Menopause artinya mengalami penurunan estrogen, walaupun estrogennya tidak habis tetapi estrogennya menurun.

Freepik.com
Ilustrasi kehidupan seksual pada usia lanjut 

TRIBUNHEALTH.COM - Di Indonesia seseorang yang berusia 60 hingga 65 tahun ke atas disebut sebagai usila atau usia lanjut.

Namun dalam keseharian masalah seksual dalam usia lanjut menjadi topik yang sangat menarik.

Kita harus tahu apa yang terjadi pada pria dan wanita di usia 60 hingga 65 tahun ke atas.

Kita harus jelas-jelas mengerti.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual tentang penurunan libido.

Diatas usia 60 tahun tentunya metabolisme pasti berubah.

Baca juga: Dok, Adakah Olahraga yang Bisa Cegah Mata Malas pada Anak?

Baca juga: Perlukah Cabut Gigi sebelum Pasang Kawat Gigi? Simak Penjelasan Dokter Gigi

Tubuh akan mengalami proses degeneratif atau penurunan.

Sehingga kadar hormon testosteron pada pria usia lanjut pasti menurun.

Pada wanita sudah mengalami menopause.

Ilustrasi mengalami menopause pada wanita usia lanjut
Ilustrasi mengalami menopause pada wanita usia lanjut (health.kompas.com)

Menopause artinya mengalami penurunan estrogen, walaupun estrogennya tidak habis tetapi estrogennya menurun.

Hormon-hormon tersebut berfungsi sebagai anabolik atau sebagai hormon-hormon pembangun.

Semua metabolisme dan hasil-hasilnya diatur atau di kontrol oleh hormon-hormon tersebut.

Metabolisme gula, metabolisme lemak, semua di kontrol oleh yang namanya hormon baik hormon testosteron maupun hormon estrogen.

Akibat yang terjadi saat sudah menjelang atau masuk usia 60 tahun keatas, maka kondisi ini menjadi problem.

Pertama, tubuh menjadi tidak bugar.

Artinya kondisi metabolisme yang turun akan mengakibatkan tubuh yang tidak bugar.

Selanjutnya akan ada problem gula, hipertensi, jantung, mood atau psikologinya baik pria atau wanita sama.

Seorang wanita begitu memasuki usia menopause atau sesudah menopause, maka ia akan mengalami problem yang sama dengan pria-pria yang mengalami penurunan testosteron.

Baca juga: Begini Penjelasan Dokter Terkait Penyebab Terjadinya Skoliosis atau Kelainan Tulang Belakang

Baca juga: Dok, Bagaimana Cara Mengatasi Kebiasaan Tidak Tidur di Malam Hari?

Yakni problem-problem kardiovaskular, problem metabolisme seperti gula, lemak yang meningkat, dan mulai ada penyumbatan pada pembuluh darah.

Ini yang terjadi pada pria dan wanita usia 60 atau 65 tahun ke atas.

Kita harus tahu bahwa ini yang menjadi banyak kehidupan terutama fungsi kehidupan seksual pasti akan terganggu.

Yang terjadi bagi seorang pria, yang pasti begitu testosteronnya menurun, problem lemak, gula, atau kardiovaskular terjadi, yang pasti ereksi akan menurun.

Hal ini sangat bisa terjadi.

Ilustrasi pemeriksaan kadar testosteron
Ilustrasi pemeriksaan kadar testosteron (jogja.tribunnews.com)

Hanya satu diantara sekian ratus pria yang bisa mempertahankan ereksinya.

Namun hal ini sangat jarang terjadi.

Mau bugar tubuhnya, mau sehat tubuhnya, pasti pembuluh darahnya bermasalah.

Inilah prinsipnya.

Jadi seorang pria walaupun sering olahraga maupun gym, diatas usia 60 tahun pasti ereksinya akan terganggu.

Belum lagi testosteronnya turun.

Akibatnya bagi seorang pria akan berakibat kepada libidonya yang turun.

Hasratnya turun, ketidaktertarikan kepada kehidupan seksual.

Baca juga: Santan Lebih Baik Dimasak atau Dikonsumsi Mentah? Simak Penjelasan dr Tan Shot Yen Berikut Ini

Baca juga: drg. Citra Paramita Jelaskan Mengenai Gigi Edge to Edge, Simak Ulasan Berikut

Hal ini sama halnya dengan wanita.

Artinya bahwa menjadi tua berarti terjadi penurunan metabolisme.

Terjadi penurunan metabolisme, akan terjadi hambatan.

Pembuluh darah pasti bermasalah.

Hasratnya juga pasti terganggu.

Aktivitas seksual tetap masih bisa dilakukan pada usia 60 tahun keatas.

Walaupun mungkin frekuensinya lebih jarang.

Penjelasan Medical Sexologist, dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Edukasi Seksual edisi 04 Februari 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved