Breaking News:

Peradangan Sendi Akibat Asam Urat Bisa Mengintai Berbagai Usia, Berikut Ulasan Dokter

Peradangan sendi atau biasa disebut dnegan asam urat tidak hanya menyerang pada usia lanjut saja namun bisa menyerang semua usia.

Kompas.com
ilustrasi asam urat 

TRIBUNHEALTH.COM - Radang persendian kerap diidentikkan hanya menyerang orang usia lanjut saja.

Namun, asam urat bisa menjangkit segala usia mulai dari bayi sampai orangtua.

Penyakit asam urat atau gout adalah peradangan pada sendi akibat kadar asam urat terlalu tinggi.

Kondisi ini secara tiba-tiba membuat persendian terasa sakit, bengkak dan kemerahan.

ilustrasi asam urat
ilustrasi asam urat (Kompas.com)

Baca juga: Perawatan Apa yang Dilakukan setelah Implan Gigi Dok?

Kondisi tersebut bisa memengaruhi satu sendi atau beberapa sendi dalam satu waktu.

Persendian yang paling sering mengalami asam urat adalah jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Meski jarang terjadi, tulang belakang juga bisa terkena asam urat.

Pada saat seseorang terkena asam urat, diawali dnegan kadar asam urat yang tinggi didalam darah, dan kemudian kristal asam urat akan menumpuk pada persendian.

Ilustrasi nyeri akibat kadar asam urat tinggi
Ilustrasi nyeri akibat kadar asam urat tinggi (manado.tribunnews.com)

Baca juga: Apakah Penderita Thalasemia harus Melakukan Transfusi Darah Seumur Hidup Dok?

Sama seperti penyakit lain, asam urat terdapat fase-fasenya, antaralain:

- Hiperurisemia asimtomatik

Pada kondisi ini terjadi peningkatan kadar asam urat didalam darah, namun tidak ada gejala.

Dalam beberapa bulan atau beberapa tahun, asama urat terus meningkat dan tidak diobati maka akan terjadi penumpukan pada persendian.

Setelah itu menimbulkan nyeri sendi yang bersifat akut.

Baca juga: Hentikan Kekerasan pada Anak, Psikolog: Orang Tua Harus Belajar dan Lebih Siap

- Inflamasi akut

Kondisi dimana nyeri sendi sangat hebat dan tidak bisa berjalan dan sebagainya.

Pada fase ini terjadi tidak lama, hanya 2 hingga 3 hari sesudah itu bisa sembuh dengan sendirinya.

- Fase Interkritikal

Pada fase ini seolah-olah asam urat sudah sembuh, apabila pada fase ini tidak segera ditangani maka akan menuju ke fase selanjutnya.

ilustrasi penderita asam urat
ilustrasi penderita asam urat (tribunnews.com)

Baca juga: Bagaimana Cara Agar Orang Tua Dekat dengan Anak dan Anak Terhindar dari Depresi Dok?

- Tahap lanjut (Gold artristik krnoik)

Pada fase ini sangat berbahaya sekali, dan pada kondisi ini harus dihindari.

Pada fase kronik ini semua hal bisa terjadi, entah kerusakan pada sendi, nyeri yang sulit ditangani bahkan terjadi kerusakan pada organ tubuh yang lain.

Faktor pemicu terjadinya penyakit asam urat:

- Memiliki riwayat keluarga penderita asam urat

- Konsumsi makanan dengan kandungan tinggi purin seperti daging merah, jeroan hewan, dan hidangan laut.

Baca juga: Bagaimana Pencegahan Agar Terhindar dari Kista Rahang, Dok?

- Konsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula

- Penggunaan obat dalam waktu lama

- Kondisi medis tertentu

Diabetes, sindrom metabolik, penyakit jantung, ginjal, gangguan tiroid, kolesterol tinggi, leukimia, hipertensi dan obesitas.

Gejala penyakit asam urat

Baca juga: Apakah Artis yang Berperan sebagai Suami Seorang Remaja, Bisa Memicu Pedofilia? Ini Jawaban Psikolog

- Sendi terasa sakit

- Sulit berjalan dan beraktivitas pada malam hari

- Rasa nyeri berkembang cepat dalam beberapa jam

- Muncul bengkak, rasa panas, dan ruam merah pada kulit sendi

- Saat gejala mereda dan bengkak mulai kempis, kulit sekitar sendi bersisik, terkelupas dan terasa gatal

Baca juga: Kenali Treatment Dermapen, Simak Manfaat dan Cara Penggunaannya

Asam urat akan berangsur lebuh parah, bila tidak teratur minum obat dan tidak mendapatkan penanganan medis dengan tepat.

Bahkan komplikasi kerap mengintai poenderita asam urat.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan Dr. Sandra Langow, Dokter spesialis penyakit dalam konsultan reumatologi. Sabtu (27/3/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved