TRIBUNHEALTH - Santan seringkali dianggap sebagai bahan makanan yang harus dihindari.
Terutama bagi penderita kolesterol atau berbagai penyakit lain.
Banyak masyarakat beranggapan, bahwa santan merupakan pencetus utama kolesterol.
Anggapan tersebut tidaklah benar.
Baca juga: Langkah-langkah Mencegah Kolesterol Berlebihan Menurut Ahli Gizi yang Harus Diperhatikan
Baca juga: Gejala Awal Kolesterol Berlebih, dari Obesitas hingga Diabetes yang Dijelaskan dr. Tan Shot Yen
Baca juga: Simak Fakta Tentang Kolesterol, Waspadai Dampaknya Jika Kolesterol Terlalu Tinggi
Hal itu diungkapkan oleh Dokter Ahli Gizi Komunitas Tan Shot Yen.
"Saya tidak setuju santan dianggap sebagai pemicu kolesterol."
"Karena kolesterol itu 80 % liver Anda sendiri yang bikin," ungkap Tan dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube Tribunnews, Sabtu (1/5/2021).
Sehingga hanya 20 % yang berasal dari makanan.
Kendati demikian, Tan menyebut, bahwa makanan tersebut bukan berasal dari produk nabati.
Keunggulan Santan
Tan menjelaskan santan memiliki beraneka ragam keunggulan.
Salah satu keunggulan istimewanya adalah, asam lemak dalam santan (asam laureat) merupakan antioksidan yang luar biasa.
Karena dapat menurunkan trigliserida, dalam memperbaiki kolesterol.
Kemudian santan kaya akan vitamin B, C dan E.
Selain itu santan memberikan rasa kenyang yang cukup lama.
Santan juga dianggap mampu melawan bakteri, virus, dan jamur dalam tubuh.
Baca juga: Masak Nasi di Magic Com Dicampur Santan, Apakah Aman? Berikut Penjelasan Ahli Gizi
Baca juga: Tips Dokter Agar Makanan Bersantan Aman Dikonsumsi saat Lebaran, Kuncinya Cara Menghangatkan Ulang
Baca juga: Santan Kelapa Bisa Bikin Kolesterol Naik, Mitos atau Fakta? Simak Penjelasan Dokter Ini
Penjelasan ini dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews, Sabtu (1/5/2021).
(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)