TRIBUNHEALTH.COM - Anemia adalah salah satu penyakit gangguan darah yang ditandai dengan kurangnya jumlah sel darah merah dalam tubuh manusia.
Apabila seseorang tidak memiliki sel darah merah dalam jumlah yang cukup untuk mengantarkan oksigen ke berbagai jaringan yang terdapat di dalam tubuh maka orang itu terkena anemia.
Biasanya kondisi ini disebut juga sebagai penyakit kurang darah.
Lantas bagaimana cara mencegah anemia?
Baca juga: Mengenal Anemia dan Penyebabnya, Berikut Hal yang Perlu Diketahui
Baca juga: Penyakit yang Sering Terjadi pada Masyarakat, Apakah Radang Dapat Dicegah? Ini Penjelasan Dokter
Dokter filsuf ahli gizi komunitas, Tan Shot Yen menjelaskan, terdapat beberapa cara dalam mencegah penyakit anemia.
1. Mengonsumsi makanan dengan memperhatikan asupan gizi yang tepat
Membiasakan diri dengan memperhatikan menu sarapan yang benar.
"Jadi kita mulai dengan sarapan yang bergizi, sarapan yang bergizi itu paling tidak ada telur, ikan, serta buah," terangnya dikutip dari tayangan YouTube Tribunnews.com, Sabtu (6/2/2021).
2. Makan asupan tinggi zat besi
Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi bisa menjadi solusi untuk mencegah anemia.
Beberapa makanan kaya mengandung zat besi seperti hati ayam, hati sapi, teri basah, udang, ayam kampung serta telur bebek.
3. Menghindari konsumsi teh atau kopi pada saat jam makan
Mengonsumsi teh atau kopi tidak pada waktunya akan menghambat penyerapan zat besi.
"Jadi minum teh itu di jam minum teh, pada saat di luar jam makan," jelasnya.
Baca juga: Dianggap Penyakit Kuno, Berikut Berbagai Penyebab dan Ciri-ciri Radang yang Perlu Diketahui
Baca juga: Asupan Gizi Ternyata Berpengaruh dengan Anemia, Bagaimana Bisa? Berikut Penjelasan oleh Dokter
Baca juga: Simak Tanda dan Gejala Orang Terkena Anemia yang Perlu Diketahui
4. Perbanyak asupan sayur dan buah-buahan
Sayur dan buah-buahan merupakanan makanan yang mengandung vitamin A, D dan C.
Kendati memiliki asupan zat besi yang minim, namun dapat mendongkrak penyerapan zat besi di dalam tubuh.
Tan menambahkan, faktor penyebab paling banyak orang terkena Anemia karena kekurangan zat besi (Anemia defisiensi zat besi).
Di Indonesia, penyebab anemia yang paling banyak terjadi yaitu anemia defisiansi zat besi.
Selain zat besi, tubuh juga membutuhkan asam folat dan vitamin B12 untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dalam jumlah cukup.
Asam folat dan vitamin b 12 banyak terkandung pada makanan dengan berbagai variasi.
Oleh sebab itu, Tan menganjurkan masyarakat untuk selalu sadar dengan asupan makanan yang masuk pada tubuh kita.
"Paling baik adalah sadar gizi, orang-orang yang memahami betul apa kebutuhan tubuhnya." ungkapnya.
Menurutnya, pengetahuan mengenai sadar gizi tersebut perlu dimasukkan pada kurikulum sekolah.
"Yang menjadi masalah, sadar gizi ini belum menjadi kurikulum di sekolah."
"Kurikulum di sekolah biasanya gizi seimbang, tapi tidak detail," sambung Tan.
Baca juga: Dokter Makanan Apa Saja yang Jadi Pencetus Alergi dan Inflamasi?
Baca juga: Literasi Pemenuhan Gizi yang Baik Itu Seperti Apa, Dok?
(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)
Tentang Anemia, klik di sini